Translate

Selasa, 30 Januari 2018

Piala Dunia 2018 : 4 Kunci Kesuksesan Timnas Spanyol di Bawah Asuhan Julen Lopetegui. Apa Saja?



Ketika Julen Lopetegui mejabat sebagai pelatih Spanyol, dia mewarisi sebuah tim yang telah memenangkan banyak kejuaraan dan kemudian jatuh pada masa-masa sulit. Setelah memenangkan  Throphy UEFA EURO selama dua periode beruntun pada tahun 2008 dan 2012 sekaligus gelar Piala Dunia FIFA pertamanya di tahun 2010, Spanyol seperti tampil singkat dalam tiga turnamen besar tersebut.

Hal itu berpotensi membuat situasi menjadi heboh, dan membutuhkan banyak perhatian besar. Pelatih berusia 51 tahun itu telah melampaui semua harapan fans maupun masyarakat Spanyol dalam 18 bulan jabatannya, mengembalikan Spanyol ke elite global dan memposisikan mereka sebagai salah satu favorit Rusia 2018.


Julen Lopetegui [Pelatih Timnas Spanyol] : foto by google



Ketika ditanya oleh FIFA.com perihal rahasia kesuksesannya, Lopetegui mengidentifikasikan empat faktor kunci. Yaitu :
1. Terus melihat ke depan

"Spanyol sudah banyak menang akhir-akhir ini. Ini bagus untuk melihat kembali ke era keemasan itu dan kita patut berterimakasih kepada generasi terhebat sepakbola Spanyol yang pernah diproduksi dan yang terbaik sepanjang masa. Tapi sekarang sudah berakhir.”

"Kami memiliki beberapa pemain yang tersisa dari generasi tersebut dan beberapa pemain muda, dan yang ingin kami lakukan adalah menggabungkan dua generasi itu bersamaan, tanpa membandingkannya. Kami memiliki kepercayaan kepada semua pemain yang sudah bergabung, dalam kemampuan, dalam kualitas dan dalam ambisi mereka. Dan kita harus membiarkan mereka untuk menemukan jalan mereka masing-masing. "

2. Komunikasi, komunikasi, komunikasi

"Jelas, suatu perubahan tidak akan mudah dilakukan dan mereka bukanlah hitan dan putih. Apa yang kami coba lakukan pertama dan terutama adalah berbicara sampai detail dengan para pemain, katakan kepada mereka jenis sepak bola yang kami inginkan dan bagaimana untuk mendapatkan kembali perasaan itu. Kami harus membuat beberapa perubahan yang diperlukan untuk membuat tim lebih kuat lagi.”

"Kami juga sangat menyadari fakta bahwa apa yang kami lakukan di babak kualifikasi tidak akan menjamin apa pun, sama seperti yang terjadi di masa lalu. Kami memenangkan gelar besar, tapi bukan berarti kami akan menang lebih banyak. Satu-satunya jaminan adalah tim bisa lolos dengan bola yang dimainkannya di turnamen, dan kami harus siap untuk itu. "

3. Mengadaptasikan taktik dengan para pemain

"Tim Spanyol yang sekarang tidak bisa bermain dengan cara yang sama seperti di masa lalu, hanya karena tidak ada dua sisi yang persis sama. Mereka tim yang berbeda dengan tipe pemain yang sangat berbeda. Itulah sebabnya kami telah mencoba mengembangkan bakat yang dimiliki oleh pemain kami dan menyesuaikan diri dengan cara kami memahami permainan, dengan mencoba bersikap kompetitif, terorganisir, agresif dan ambisius.”

"Tim yang hebat harus dapat bereaksi terhadap situasi yang berbeda dan tahu bahwa hanya dengan mengembangkan kekuatan mereka, mereka dapat menemukan respons terbaik. Itulah yang telah kita coba lakukan : bermain sepak bola yang kita kenal dan kemudian bisa beradaptasi dengan setiap situasi tanpa kehilangan inti dari apa yang membuat kita kuat. "

4. Generasi baru dengan mental juara

"Beberapa pemain di generasi baru ini adalah para pemain yang pernah bergabung dengan saya di tim muda dan mereka bergabung berdasarkan ranking. Beberapa dari mereka telah diikutkan dalam suatu pelatihan yang alami di klub untuk kemudian bergabung dengan kami dalam petualangan ini. Isco, misalnya, ia telah menjadi pemain penting di Real Madrid, dimana hal tersebut tidaklah mudah. Dia berusia 24 tahun, dia memiliki kualitas dan dia bisa menjadi lebih baik lagi nantinya.

"Dia dan pemain lain di tim telah memiliki banyak pengalaman untuk memenangkan banyak gelar sejak mereka masih muda dan mereka telah menjaga ambisi tersebut. Para pemain yang telah memenangkan banyak hal di tingkat remaja memiliki sesuatu yang ekstra di dalamnya. Ini bukan persyaratan penting - tidak sama sekali - tapi itu adalah hal yang baik untuk mereka, karena mereka dapat memanfaatkan pengalaman itu saat keadaan menjadi sulit. Dan kami berharap bisa memanfaatkannya sebaik-baiknya. "

Demikian empat kunci kesuksesan Lopetegui dalam menangani timnas Spanyol. Harapannya timnas Spanyol akan terus menuai kesuksesan dimasa depan dan terus dapat mengukir prestasi yang membanggakan.


Tentang Lopetegui

     Bermain di gawang Real Madrid, Logrones, Barcelona dan Rayo Vallecano
     Memenangkan satu Cap untuk Spanyol
     Kiper pilihan La Roja di Piala Dunia FIFA 1994 USA
     Melatih timnas Spanyol antara 2010 dan 2014
     Melatih FC Porto antara tahun 2014 dan 2016




Source : FIFA.com








Senin, 29 Januari 2018

Piala Dunia 2018 : Fakta Timnas Spanyol Lengkap

Berikut adalah kumpulan fakta Timnas Spanyol yang mungkin belum kamu tahu. Simak ulasan singkatnya di bawah ini :



     1.  FIFA RANKING : 6

Berdasarkan rilis terbaru peringkat FIFA, kini Timnas Spanyol berada di urutan ke-6 dengan jumlah poin sebesar 1231(1230.83) point, selisih satu angka dengan Belgia yang masih kokoh bertengger di urutan ke-5 dengan 1325(1325.29) point. Dengan peringkat tersebut, membuat La Furia Roja digadang-gadang menjadi salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia kali ini, bersama Jerman, Brasil, Portugal dan Argentina. Sang jawara FIFA World Cup 2010 ini pun telah melakukan berbagai persiapan matang demi menyuguhkan penampilan apik pada gelaran Piala Dunia yang akan terselenggara di Russia tersebut. 

Timnas Spayol : Foto by Google


2.    2. World Cup History

Berdasarkan cacatan sejarah FIFA World Cup, Spanyol adalah salah satu Negara yang hingga kini tetap konsisten dalam menunjukan partisipasinya di ajang Piala Dunia. Spanyol tercatat pertama kali mengikuti Piala Dunia yaitu pada tahun 1934, dan di tahun 2018 ini La Roja kembali memastikan dirinya lolos Kualifikasi World Cup 2018 di Russia pada Juni mendatang.

Spanyol total telah mencatat 14/18 [Finals/Qualifying Campaigns] dengan 14 First Stage Appearances, 2 Semifinal Appearances dan 1 Final Appearances dengan pencapaian terbaik yaitu pada FIFA WORLD CUP 2010, dimana Spanyol berhasil mengunci kemenangan atas Belanda dengan skor 1-0 untuk kemenangan Spanyol berkat gol dari Andreas Iniesta pada babak tambahan waktu, dan kemenangan tersebut merupakan yang pertama kalinya bagi Timnas Spanyol selama mengikuti turnamen sepakbola terbesar empat tahunan tersebut.

3.     3. Pelatih Timnas Spanyol

Setelah menuai kesuksesan bersama Vicente Del Bosque pada tahun 2010 dan 2012 dimana Spanyol menjadi jawara Piala Dunia 2010 dan Piala Eropa 2012. Kini, Timnas Spanyol berada di bawah asuhan pelatih anyar yaitu Julen Lopetegui.
Julen Lopetegui sendiri merupakan seorang mantan kiper dari Barcelona dan Real Madrid, dan merupakan bagian dari skuad Piala Dunia Spanyol tahun 1994, Lopetegui ditunjuk untuk menggantikan Vicente Del Bosque setelah UEFA EURO 2016. Sebelum mengambil alih posisi Spanyol, dia telah melatih FC Porto dan tim muda Spanyol, dan berhasil membawa punggawa muda Spanyol meraih kemenangan dalam U-19 dan U-21 UEFA Champions League.

4.    4. Salah Satu Pemain Bintang

Kapten Timnas Spayol Sergio Ramos patut disebut sebagai pemain bintang atas berbagai kontribusinya untuk tim. Ramos adalah pemain Spanyol kedua yang paling sering bermain untuk La Furia Roja dan sekarang hampir mendekati rekor sepanjang sejarah Iker Casillas dari total 167 orang. Dia juga merupakan kapten La Roja dan merupakan pemain kunci dalam tim yang saat itu memenangkan dua Kejuaraan Eropa dan satu Piala Dunia antara tahun 2008 dan 2012.

5.   5. Babak Fase Grup Piala Dunia 2018 Rusia

Pada drawing babak penyisihan grup, Spanyol tergabung dalam grup B bersama Portugal, Iran dan Marroco. Grup ini seringkali disebut sebagai grup neraka karena terdapat 2 Negara unggulan sekaligus dalam satu tim, yaitu Spanyol dan Portugal yang masing-masing menempati ranking FIFA di urutan 6 dan 3 itu. Iran dan Marroco pun tidak bisa dianggap sepele mengingat mereka juga berada di peringkat 34 dan 39. Dengan ini, persaingan antar tim di dalam grup B pun akan berjalan dengan sangat ketat.

6.   6. Pertandingan Persahabatan Mewalan Jerman
Untuk mempersiapkan kematangan tim, Timnas Spanyol akan lebih dulu dijamu oleh Jerman pada tanggal 24 Maret 2018 di Berlin, Jerman. Pertandingan persahabatan kali ini pun dinilai akan banyak menarik perhatian masa, mengingat Spanyol dan Jerman adalah negara raksasa yang menjadi jawara World Cup 2010 dan 2014.








Minggu, 28 Januari 2018

Piala Dunia 2018 : Jadwal Lengkap Babak Fase Grup FIFA WORLD CUP 2018 Russia

Turnamen Piala Dunia memang menjadi salah satu ajang yang paling ditunggu-tunggu oleh masyarakat Dunia. Tidak hanya sebatas penggemar sepakbola, kita tahu bahwa acara yang diselenggarakan empat tahun sekali itu sangat banyak melibatkan berbagai pihak seperti media entertaiment, warta lokal dan internasional, para investor dan sponsorship, pemerintah, dan juga semua pihak-pihak yang turut campur di dalamnya.

Piala Dunia Russia tahun ini telah meloloskan total 32 Negara yang terbagi dalam 8 Grup.

Image result for undian grup piala dunia 2018
Hasil Drawing Fase Group FIFA WORLD CUP 2018 Russia : Foto by Google

Berikut jadwal lengkap babak penyisihan grup Piala Dunia 2018 Russia :

Matchday 1 of 3

Rusia vs Arab Saudi
14 Juni 2018
22.00 WIB

Egypt vs Uruguay
15 Juni 2018
19.00 WIB

Marocco vs Iran
15 Juni 2018
22.00 WIB

Portugal vs Spain
16 Juni 2018
01.00 WIB

Frances vs Autralia
16 Juni 2018
17.00 WIB

Argentina vs Iceland
16 Juni 2018
20.00 WIB

Peru vs Denmark
16 Juni 2018
23.00 WIB

Croatia vs Nigeria
17 Juni 2018
02.00 WIB

Costa Rica vs Serbia
17 Juni 2018
17.00 WIB

Germany vs Mexico
17 Juni 2018
22.00 WIB

Brazil vs Switzerland
18 Juni 2018
01.00 WIB

Sweden vs South Korea
18 Juni 2018
19.00 WIB

Belgium vs Panama
18 Juni 2018
22.00 WIB

Tunisia vs England
19 Juni 2018
01.00 WIB

Colombia vs Japan
19 Juni 2018
19.00 WIB

Poland vs Senegal
19 Juni 2018
22.00 WIB

Matchday 2 of 3

Russia vs Egypt
20 Juni 2018
01.00 WIB

Portugal vs Marocco
20 Juni 2018
19.00 WIB

Uruguay vs Saudi Arabia
20 Juni 2018
22.00 WIB

Iran vs Spain
21 Juni 2018
01.00 WIB

Denmark vs Australia
21 Juni 2018
19.00 WIB

France vs Peru
21 Juni 2018
22.00 WIB

Argentina vs Croatia
22 Juni 2018
01.00 WIB

Brazil vs Costa Rica
22 Juni 2018
19.00 WIB

Nigeria vs Iceland
22 Juni 2018
22.00 WIB

Serbia vs Switzerlan
23 Juni 2018
01.00 WIB

Belgium vs Tunisia
23 Juni 2018
19.00 WIB

South Korea vs Mexico
23 Juni 2018
22.00 WIB

Germany vs Sweden
24 Juni 2018
01.00 WIB

England vs Panama
24 Juni 2018
19.00 WIB

Japan vs Senegal
24 Juni 2018
22.00

Poland vs Colombia
25 Juni 2018
01.00 WIB

Matchday 3 of 3

Uruguay vs Russia
25 Juni 2018
21.00 WIB

Saudi Arabia vs Egypt
25 Juni 2018
21.00 WIB

Spain vs Marocco
26 Juni 2018
01.00 WIB

Iran vs Portugal
26 Juni 2018
01.00 WIB

Denmark vs France
26 Juni 2018
21.00 WIB

Australia vs Peru
26 Juni 2018
21.00 WIB

Iceland vs Croatia
27 Juni 2018
01.00 WIB

Nigeria vs Argentina
27 Juni 2018
01.00 WIB

Demikian jadwal lengkap babak penyisihan grup FIFA WORLD CUP 2018 Russia. So mark your calendar dan dont miss it guys!
Salam World Cup!










Piala Dunia 2018 : Jerman Lakoni Laga Persahabatan Terakhir Kontra Arab Saudi. Kapan?



FRANKFURT, Germany - Timnas Jerman akan bermain melawan Arab Saudi dalam pertandingan persahabatan terakhirnya, sebelum memulai laga perdananya di Piala Dunia 2018 Russia.


Selebrasi para pemain Timnas Jerman usai Sebastian Rudy mencetak gol : foto by google


Federasi sepak bola Jerman (DFB) mengatakan, tim asuhan Joachim Loew akan bermain melawan Arab Saudi, yang juga akan ambil bagian dalam turnamen Piala Dunia tahun ini, sebagai pertandingan persahabatan terakhirnya. Laga spesial tersebut akan dilaksanakan di Leverkusen pada 8 Juni 2018, enam hari setelah menghadapi Austria di Klagenfurt, Austria.

Posisi Jerman yang merupakan jawara Piala Dunia 2014 memang mempunyai tekanan tersendiri untuk dapat  terus bermain apik di gelaran Piala Dunia Russia tersebut dan mampu mempertahankan predikat juara yang tengah disandangnya. Dan untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas bermain mereka, salah satunya yaitu dengan cara melakukan pertandingan persahabatan seperti ini.

Loew mengatakan, "Di Arab Saudi kita akan menghadapi cara bermain dan mentalitas yang berbeda, yang kita tidak tahu betul tapi harus tetap dapat menyesuaikan diri di Piala Dunia. Saya berasumsi Arab Saudi tidak akan memberi kami hadiah apapun, terutama karena tim akan memainkan pertandingan pembuka Piala Dunia melawan Rusia beberapa hari kemudian."

Dengan bermain melawan negara yang berbeda-beda tentunya tim pun akan menghadapi cara bermain yang berbeda pula. Hal ini bertujuan untuk terus dapat menyesuaikan diri dan mampu dengan mudah membaca ritme permainan lawan yang tentunya memiliki strategi bermain yang beragam. 

Presiden DFB Reinhard Grindel merujuk pada situasi politik yang melibatkan Arab Saudi, dengan mengatakan, "Kami tahu tentang situasi hak asasi manusia yang sulit di negara ini dan tentang konflik regional. Meski begitu, pihak asing mendorong kami untuk terus maju dengan game ini. Arab Saudi mengalami proses keterbukaan yang luar biasa, yang didukung oleh banyak negara Eropa."

Dengan adanya pernyataan tersebut. Selain sebagai laga persahabatan, pertandingan ini tentu akan banyak berpengaruh pada hubungan politik dan pemerintahan kedua belah pihak Negara agar semakin erat. Sementara itu gelaran Piala Dunia ini baru akan dimulai pada 14 Juni di Russia dengan pertandingan pembukanya yaitu Russia vs Arab Saudi pada 14 Juni 2018 pukul 22.00 WIB.






Copyright 2018 The Associated Press. All rights reserved.






World Cup 2018 Russia

Piala Dunia 2018: Iniesta masih harus membantu Spanyol memenangkan Piala Dunia

Piala Dunia 2018: Iniesta masih harus membantu Spanyol memenangkan Piala Dunia Perpisahan resmi Andres Iniesta dengan Barcelona telah memb...

Popular